Hal Kecil yang Bikin HRD "Auto Ilfeel" Saat Proses Rekruetmen

An Nisa Rahmania F. Oleh: An Nisa Rahmania F.
| Dipublikasikan pada: 23 Desember 2025
Gambar Utama Hal Kecil yang Bikin HRD "Auto Ilfeel" Saat Proses Rekruetmen
Hal Kecil yang Bikin HRD "Auto Ilfeel" Saat Proses Rekruetmen

Dalam proses rekrutmen, kesan pertama kerap menjadi penentu. Bukan hanya soal pengalaman dan kemampuan teknis, sikap dan cara berkomunikasi kandidat justru sering menjadi faktor awal yang dinilai oleh HRD. Sejumlah praktisi rekrutmen menyebutkan bahwa ada beberapa hal kecil yang kerap membuat HRD langsung kehilangan minat, meski kualifikasi kandidat sebenarnya cukup baik.

⏰ Telat Interview Tanpa Kabar

Datang terlambat ke sesi wawancara tanpa pemberitahuan dianggap sebagai bentuk kurangnya profesionalisme dan tanggung jawab. HRD menilai ketepatan waktu mencerminkan etos kerja dan komitmen kandidat. Sekalipun memiliki alasan mendesak, ketidakhadiran atau keterlambatan tanpa konfirmasi dinilai sebagai sinyal negatif.

💬 Email dan Chat Tidak Sopan

Cara berkomunikasi melalui email atau pesan singkat juga menjadi perhatian serius. Penggunaan bahasa terlalu santai, singkatan berlebihan, tidak menyebutkan identitas, hingga minim etika dasar dianggap mencerminkan sikap kerja yang kurang profesional. HRD menilai komunikasi tertulis adalah cerminan cara kandidat berinteraksi di lingkungan kerja nantinya.

📄 CV Berantakan dan Tidak Terstruktur

CV merupakan “wajah” pertama kandidat di mata perusahaan. CV yang terlalu panjang, tidak rapi, salah ejaan, hingga informasi tidak relevan kerap membuat HRD kehilangan fokus dan minat. Meski isi CV cukup kuat, tampilan yang berantakan bisa menurunkan nilai kandidat secara signifikan.

🔄 Jawaban Muter dan Tidak Nyambung

Saat wawancara berlangsung, jawaban yang berputar-putar, tidak fokus, dan tidak menjawab pertanyaan inti sering menjadi catatan negatif. HRD menilai hal ini sebagai indikasi kurangnya persiapan, kemampuan komunikasi yang lemah, atau ketidakjelasan pemahaman terhadap posisi yang dilamar.

👩‍💼 Penilaian HRD

Praktisi HR menyampaikan bahwa empat hal tersebut sering dianggap sepele oleh pelamar, namun justru menjadi indikator awal untuk menilai sikap kerja, kedewasaan profesional, dan kesiapan kandidat. Dalam kondisi persaingan kerja yang ketat, kesalahan kecil bisa berdampak besar terhadap peluang lolos ke tahap berikutnya.

📌 Kesimpulan

Di dunia kerja modern, kompetensi saja tidak cukup. Ketepatan waktu, komunikasi yang sopan, dokumen yang rapi, serta jawaban yang jelas dan relevan merupakan faktor dasar yang menentukan kesan awal di mata HRD. Kandidat yang mampu menjaga profesionalisme sejak proses rekrutmen memiliki peluang lebih besar untuk melangkah ke tahap selanjutnya.

Tag: Hal kecil yang bikin HRD ilfell HRD ilfell Kesalahan pelamar kerja
Bagikan Artikel Ini